Dupa Gaharu Pasopati Menjaga Kesuklaan, Sehat dan Dekat Dengan Tuhan

INDONESIASATU.CO.ID:

BADUNG - Dupa gaharu Pasopati  asli bali sudah sangat terkenal, sampai di luar Pulau Bali. Aromanya wangi khas dupa asli tanpa zat kimia . Dibeberapa negara dupa sering juga disebut Hio / Yoshua . Sejarah Dupa di Indonesia,  Dupa Gaharu Pasopati Asli Bali (Hio / Yoshua)  dupa berasal dari peradaban India kemudian dibawa ke China seiring perkembangan ajaran atau kepercayaan Hindu dan Budha. Setelah berkeliling - keliling di seputaran Asia selatan sampai ke timur, akhirnya sampailah ke daratan Asia tenggara tepatnya di Indonesia.

Di Indonesia sebelum mengenal dupa seperti model sekarang (stik, melingkar kaya obat nyamuk dan kerucut) di Indonesia dulu hanya menggunakan kayu yang dibakar, mungkin model sekarang seperti dalam sinetron" atau pada film horor yang disebut kemenyan.

Kemenyan Dupa Gaharu Pasopati Asli Bali hingga pada awal masuknya Agama / kepercayaan Siwa Budha / Hindu, barulah perkembangan dupa sebagai alat bantu persembahyangan mengalami perkembangan. Mulai dari yang bentuk stik kecil, sedang hingga besar.

Perkembangan dupa selain hanya dipakai sebagai alat bantu persembahyangan juga sering digunakan sebagai pewangi ruangan karena banyak jenis dupa yang menawarkan aroma unik nan wangi. Namun Anda yang suka dupa wajiblah selektif dalam memilih dupa varian / aroma tertentu, karena ada beberapa jenis dupa yang dibuat dengan penambahan aroma kimia atau parfum untuk mengurangi biaya produksinya.

Bahayanya, jika digunakan dalam kehidupan sehari - hari dan secara terus menerus akan berpotensi merusak sistem pernafasan serta kesehatan tubuh pada umumnya. Berdasar dari kecemasan yang kami rasakan sebagai user, timbulah ide untuk menciptakan sebuah produk dupa yang harus memiliki wangi khas nan harum dan harus dari bahan yang alami.

"Kami menciptakan "Dupa Gaharu Pasopati" tanpa campuran bahan-bahan kimia dibuat 100% natural untuk mendapatkan aroma asap dupa gaharu Khas "Pasopati", kata Owner Dupa Gaharu Pasopati Lilik Adi Goenawan.S.Ag ketika di konfirmasi oleh Jurnalist Indonesia Satu Biro Badung (20/1) di Restoran siap saji Mall Level XXI Jl.Teungku Umar Denpasar.

 Owner Dupa Gaharu Pasopati mengatakan banyak yang tidak menyadari energi negatif bisa saja berada disekitar lingkungan kita maupun dalam tubuh kita.Kami menjaga dupa agar tetap SUKLA dengan konsep "SEHAT,DEKAT dengan TUHAN".

" Sangat terbukti aroma khas gaharu disetiap asap yang diciptakan, debu gaharu Pasopati tidak panas ditangan dan tidak lengket dilantai, menyala selama 90 menit terbakar sampai habis",ujarnya.

Banyak manfaat dan khasiat dari Dupa Gaharu Pasopati antara lain untuk kesehatan fisik dan spiritual misalnya sebagai sarana meditasi, menetralisir energi negatif dilingkungan atau dalam diri, mengatasi imsonia, menenangkan hati dan pikiran, mengatasi gangguan pernapasan, menarik energi negatif, dan juga sebagai aroma theraphy

"Dupa Gaharu Pasopati di Produksi oleh Sabda Daya Nusantara - Badung-Bali, Indonesia dibuat secara terbatas (limited) untuk mempertahankan ke Suklaan Dupa, proses pengeringan masih mengunakan cahaya matahari dan di produksi setelah mengadakan penelitian dan pengembangan selama satu tahun", paparnya.

Gaharu merupakan jenis kayu yang tumbuh subur di daratan Indonesia, paling mudah dijumpai di wilayah tengah hingga timur Indonesia. Namun, kayu ini masih sangat jarang dimanfaatkan baik jadi bahan hiasan atau industri. Kenapa demikian...?  .Kenapa sangat jarang kayu gaharu dimanfaatkan oleh industri - industri...? jawabannya adalah karena kayunya yang memiliki harga yang cukup tinggi.

"Dupa Gaharu Pasopati dibuat dengan penuh ketelitian dan niat yang baik kami diharapkan akan menghasilakan sebuah produk yang berkwalitas baik secara tampilan ataupun makna yang dikandungnya. Dan yang lebih penting lebih aman dari dupa lyang dijual murah namun mengunakan bahan kimia" tegasnya.

" Bagi yang berminat menjadi Distributor/Agen Se Nusantara silahkan menghubungi langsung ke No Hp/WA 0823 3471 0623 - 0813 5380 7311, untuk kemasan isi 10 batang seharga Rp.7500,- minimal order 10 bungkus ( belum termasuk ongkos kirim melalui JNE",pungkasnya.(GUN).

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

* Belum ada berita terpopuler.

Index Berita